Museum Sri Aji Jay juga akan Memiliki Unsur Imersif, Di Antaranya, bioskop Tiga Dimensi

KABUPATEN, JP Radar Kediri-Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengecek progres pembangunan Museum Sri Aji Jayabaya, Rabu (9/10) petang. Selain fasad luar yang sekarang dalam proses pengerjaan, Dhito juga mengecek  penataan artefak di bagian dalam museum. "Untuk saat ini belum ada komentar karena (pembangunannya) belum beres," kata Dhito singkat tentang hasil peninjauan.           Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri Mustika Prayitno Adi mengatakan, kedatangan Dhito ke museum kemarin untuk mengecek penataan ulang alur museum. "Kemarin kan Mas Bupati (Dhito) menyoroti alur yang sebelumnya terlalu memutar dan berpotensi memicu kerumunan. Sekarang flow-nya sudah kami tata ulang," ujar Mustika.

Perampok Emas Sekap Korban, Kabur, Kejar-Kejaran, dan Tersungkur Ditabrak Mobil Korban

KOTA, JP Radar Kediri-Perampokan dengan modus jual beli emas di Perumahan Mojoroto Indah, Kota Kediri sudah disiapkan secara matang oleh pelaku. Kedua pria asal Bangkalan, Madura yang merampas emas senilai ratusan juta itu sengaja menyewa rumah. Mereka memodifikasi sedemikian rupa untuk bisa menyekap korban yang merupakan warga Desa Sambirobyong, Kecamatan Kayenkidul, Kabupaten Kediri.

MUI Minta Usut Aktor Intelektual Karhutla dan Desak Jadi Bencana Nasional

KOTA, JP Radar Kediri–Majelis Ulama Indonesia (MUI) merespons kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan yang makin parah sejak Juli lalu. Ketua Umum MUI Muhammad Anwar Iskandar mendesak pemerintah menetapkan karhutla sebagai bencana nasional. Tidak hanya itu, dia juga meminta aparat tegas mengusut aktor intelektual biang kebakaran.           “Dampaknya sudah sangat luas, maka pemerintah perlu menetapkan (karhutla) sebagai bencana nasional. Toh,  bantuan luar negeri sudah dibuka,” ungkap pria yang akrab disapa Gus War itu setelah berdiskusi dengan Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono (19/10).

Puluhan Kiai Soroti Kasus Yaqut Cholil Qoumas, Rapat di Lirboyo, Minta Penegakan Hukum yang Adil

KOTA, JP Radar Kediri-Puluhan kiai sepuh dari berbagai daerah mengikuti pertemuan di Ponpes Lirboyo kemarin (21/10). Mereka menyoroti proses hukum Yaqut Cholil Qoumas. Para kiai menilai penanganan perkara yang menjerat mantan Menteri Agama di kasus kuota haji tambahan tersebut tidak adil. Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri, total ada 30 kiai yang diundang dalam acara tersebut. Merespons undangan tersebut, ada yang hadir langsung. Ada pula yang mengikuti pertemuan secara daring.