Aulia, Sinden Cilik dari Kediri yang Menembus Panggung Keraton Jogjakarta

Usianya baru delapan tahun. Namun, namanya sudah menyeruak di dunia tembang dan persindenan. Meraih juara di lomba nembang Jawa kategori SD yang berlangsung di Keraton Jogjakarta. HIMALAYA AZZAHRA, Kabupaten, Jawa Pos Radar Kediri Namanya Aulia Nur Karomah. Usianya juga baru delapan tahun. Di usia sekecil itu, bocah asal Desa Pehwetan, Kecamatan Papar itu sudah terbiasa melantunkan tembang Jawa dalam berbagai acara. Mulai pagelaran wayang hingga hajatan pernikahan. Tak jarang, ia baru pulang ke rumah ketika malam telah berganti dini hari.

Darminto, Kakek 85 Tahun, Pulang Pergi Kediri-Tulungagung Jual Ikan Hias

Dari rumahnya di Tulungagung kakek ini berangkat pagi-pagi. Menumpang bus menuju Kediri, tempat dia menjajakan ikan hias dagangannya. Tetap ikhlas melakukan, meskipun kadang hanya uang Rp 10 ribu yang dia dapatkan seharian.....

Santri Lirboyo Jadi Pembatik Dadakan Pecahkan Rekor Muri

KOTA, JP Radar Kediri-Sebanyak 10.476 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo menjadi pembatik dadakan kemarin (8/10). Aksi mereka mencanting batik bermotif bunga itu sukses memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).           Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, ribuan santri duduk lesehan di lapangan utama Ponpes Lirboyo. Memegang selembar kain putih bermotif bunga, para santri putra itu fokus mencanting. Mereka mengoleskan malam yang sudah dipanaskan di kompor ke kain yang dipegangnya.           Sebanyak 10 santri duduk melingkar di satu kompor dan tungku berisi malam. Gelak tawa pun mewarnai proses membatik yang dimulai pukul 09.00 hingga pukul 11.00 itu.

Berkenalan dengan dr Dekonanda Jufri Nasution dan Dua Anaknya yang Juga Spesialis Ortopedi

Berbagi nama belakang yang sama, tiga dokter ortopedi di Kediri ini jauh lebih dekat dibanding sekadar kolega. Dokter Dekonanda Jufri Nasution tak pernah menduga kedua putranya akan mengikuti jejaknya. Menjadi dokter spesialis ortopedi yang berkarir di Kediri. AYU ISMA, Kota, JP Radar Kediri Dokter Ariya Maulana Nasution, Sp. OT baru saja keluar dari ruang operasi saat menemui Jawa Pos Radar Kediri. Ariya dikenal sebagai salah satu dokter spesialis ortopedi di Kediri. Karir yang tak lepas dari pengaruh sang ayah yang juga dokter spesialis ortopedi. Menariknya, Ariya juga punya seorang adik bernama dr Ade Yahya Nasution, yang juga spesialis ortopedi. Tumbuh dengan menyaksikan perjalanan karir sang ayah dari dokter umum hingga sekolah lanjutan sebagai dokter spesialis berperan besar membentuk persepsinya terhadap profesi ini. Sampai-sampai dia memutuskan mengikuti jejak yang sama: mengambil bidang spesialis yang tergolong minim peminat.

Persedikab Temani Adhyaksa Farmel FC Lolos 32 Besar Liga 3 Nasional

KABUPATEN, JP Radar Kediri – Persedikab Kabupaten Kediri akhirnya lolos dari lubang jarum. Mereka berhasil melangkah ke babak selanjutnya, babak 32 besar, dalam Liga 3 Nasional. Tambahan satu  poin setelah menahan imbang PSIK Klaten sudah cukup bagi mereka menjadi salah satu wakil dari Grup O. Tambahan satu poin tersebut membuat posisi Persedikab tak akan terkejar di dua besar. Dengan mengumpulkan delapan poin dari empat kali pertandingan. Posisi ini tak bisa dikejar oleh PSIK yang hanya finish di peringkat tiga dengan lima poin.  “Kami sudah lolos (ke 32 besar). Entah dengan status runner up atau juara grup,” ucap pelatih Persedikab Muslim Habibi lega. Habibi memang layak bernapas lega. Selama 90 menit pertandingan di Stadion Canda Bhirawa kemarin siang, PSIK memberi perlawanan keras. Atmosfir permainan pun menjadi panas. Dengan beberapa kali terjadi aksi protes dan aksi dorong.