SEO, AI dan GEO
Tulisan saya kali ini masih ada kaitannya dengan tulisan sebelumnya (minggu lalu, baca: Machine Marketing). Bahwa, saat ini mulai terjadi perubahan pada penggunaan AI (Artificial Intelligence) dalam konteks marketing. AI yang semula digunakan sebagai mesin penjawab pertanyaan, mulai bergeser menjadi aktor yang ikut membentuk permintaan pasar
Machine Marketing
Sebuah keluarga berencana berlibur ke Bali. Bisa jadi, yang akan mereka lakukan adalah membuka Google. Mengetik kata kunci “hotel terbaik di Bali”. Kemudian keluarga itu diarahkan mengunjungi beberapa website, membaca ulasan, membandingkan harga, dan akhirnya melakukan reservasi. Kebiasaan seperti ini, belakangan mulai berubah. Tidak lagi bertanya Google. Tapi langsung bertanya kepada AI (Artificial Intelligence): “Carikan tiga hotel terbaik di Bali untuk keluarga dengan dua anak. Anggaran maksimal Rp 600 ribu per malam. Harus ada kolam renang, parkir luas, dan dekat dengan pusat kota. Bandingkan fasilitas, harga, serta ulasan pelanggannya”.
Ujian Brand Bank Mandiri
Jika ada bank pemerintah yang belakangan ini sempat viral dan dikecam oleh netizen di media sosial, itu adalah Bank Mandiri. Hal ini dipicu oleh adanya keluhan dari Supriyono alias Botok, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), yang mengaku rekeningnya di Bank Mandiri diblokir oleh pihak bank sejak 21 Agustus 2026. Padahal rekening itu selain digunakan untuk menampung dana pribadi, juga untuk menampung donasi sebesar Rp 80,9 juta.
Marketing Nabi Muhammad SAW
Sebuah pesan masuk ke email saya, minta agar kolom rutin di hari Rabu, yang kali ini berdekatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, membahas tentang Strategi Marketing yang diterapkan oleh Nabi Muhammad SAW ketika beliau berbisnis atau berdagang. Maka, ijinkan saya membahasnya pada tulisan kali ini.
Quo Vadis Influencer?
Marketing On Wednesday #257 By Kurniawan Muhammad, Marketing Practitioner Seberapa ...
Ketika Segmen Well-Literate Menggeliat
Marketing On Wednesday #256 By Kurniawan Muhammad, Marketing Practitioner Ada ...
Kurniawan Muhammad