Dapat Beasiswa Kuliah Gratis, Cemplok ‘Lulus’ Lebih Cepat Gara-Gara Hamil setelah Hohohihi dengan Dalbo
Ini kisah Yu Cemplok. Bocah wedok saka Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Wonge sakjane pinter. Buktine, lulus SMA langsung ketrima neng perguruan tinggi negeri tanpa ngetokne biaya. Karena mendapat beasiswa dari pemerintah. Awalnya, perjalanan kuliahe Yu Cemplok ya lancar-lancar wae. Semua mata kuliah disantap dengan baik. Maklum, bocahe pancen pinter. Nilai ujiannya juga bagus.
Ikat Tangan dan Sumpal Mulut Karyawan, 5 Perampok Gasak Uang SPBU Ngancar
KABUPATEN, JP Radar Kediri-Awas! Wilayah Kabupaten Kediri mulai disasar kawanan perampok. Rabu (7/2) dini hari kemarin, pelaku yang diperkirakan berjumlah lima orang nekat menjarah SPBU di Dusun Nglempun, Desa Pandantoyo, Ngancar. Menyekap seorang pegawai yang sedang berjaga di kantor, mereka membobol brankas dan membawa kabur uang sekitar Rp 35 juta.
Ning Jazil Annahdliyah, Pilih Berdakwah Lewat Seni
Warga Kediri dan sekitarnya mungkin sudah tak asing dengan nama Ning Jazil. Sebagai istri Gus Kautsar, dia juga gemar berdakwah. Namun, dia lebih memilih berdakwah lewat pendekatan seni.
Misteri Pohon Bulu di Kuburan Sumberejo, Sudah Ambruk tapi Kembali Berdiri
Kejadian ini terjadi sekitar sembilan tahun lalu. Namun, masyarakat sekitar masih mengingatnya hingga kini. Peristiwa ini sangat misterius. Di mana sebuah pohon Bulu kembali berdiri setelah tumbang. Lokasinya berada di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Joho, Desa Sumberejo, Kecamatan Ngasem.
Jejak Peradaban di Sepanjang Sungai Brantas, Belanda Kembali Datang, Kiai Beri Gemblengan (04)
Tak hanya di zaman penjajahan Jepang, kedatangan kembali tentara Belanda dalam agresi keduanya juga sempat membuat Ponpes Al Falah kalang kabut. Bahkan, dua tahun terpaksa vakum kegiatan.
Jejak Peradaban Sepanjang Sungai Brantas; Santri Dipaksa Romusha, Kiai Dipaksa Kamikaze (03)
Didirikan pada masa kolonial, Ponpes Al Falah tentu tak bisa dilepaskan dari denyut nadi perjuangan bangsa ini. Yang paling sengsara adalah ketika tentara Jepang datang.
Emilia Susanti
Arif Hanafi